Climate Change
Universitas Muhammadiyah Malang
Climate Change
Universitas Muhammadiyah Malang

ASPEK SOSIAL

 

     ASPEK SOSIAL

1. Pedagang

 

Saat ini di Pasar Dinoyo  terdapat  1546 pedagang, 1119 pedagang yang berada di Pasar Dinoyo Barat dan 427 pedagang berada di Pasar Dinoyo Timur. Pedagang yang dimaksud didini adalah semua orang yang berjualan di dalam pasar jadi tidak termasuk yang berjualan di luar pasar.  Pedagang dapat diklasifikasikan menjadi 4 klasifikasi, yakni pedagang yang menempati Bedak/Kios, pedagang yang menempati Los, pedagang yang menempati emperan dan pedagang kaki lima (PKL).

 

2. Persepsi dan Harapan Pedagang

1.2. Persepsi dan Harapan Pedagang terhadap Renovasi Pasar

            Persepsi disini dimaksudkan yaitu pandangan pedagang terhadap keberadaan pasar, sedangkan harapan adalah keinginan pedagang terhadap objek yang diamati.(pasar Dinoyo).    Pertanyaan tentang persepsi dan harapan hanya dibatasi pada masalah-masalah ekonomi, yaitu keuntungan yang diperoleh, penataan bedak ataupun los, fasilitas yang tersedia seperti pembuangan sambah, tempat bonmgkar muat, dan rencana renovasi pasar.

            Persepsi pedagang terhadap aspek-aspek tersebut diataas terbagi menjadi dua sikap yaitu setuju dan tidak setuju walaupun sebetulnya  terbagi 4 jawaban yaitu sangat setuju, setuju yang dikelompokkan menjadi jawaban setuju dan sangat tidak setuju serta tidak setuju dikelompokkan menjadi jawaban tidak setuju.

Berdasarkan  hasil jawaban dari responden melalui angket berikut ini disajikan tabel-tabel skor dari ke-3 klasifikasi responden; Para pedagang, Konsumen dan Para sopir sarana transportasi yang ada di Pasar Dinoyo (PD).

           

Tabel 6: Pendapat Responden terhadap Rencana Perubahan Pasar

 

 

Pendapat

Tmpt Bongkar Muat

Diperluas

Direnovasi

F

%

F

%

F

%

Setuju

84

57.3

86

59.7

96

66.7

Tidak Setuju

60

41.7

58

40.3

35

33.3

 

144

100

144

100

144

100

Sumber: Angket no. 22, 23, 28

 

            Rencana Walikota Malang merenovasi PD sebenarnya sudah lama berselang. Seperti dikutip dari Malang Post berikut ini,

 

02 / 02 / 2005
PEDAGANG DUKUNG PASAR MODERN Rencana Walikota Malang Drs. Peni Suparto membangun dua pasar yaitu Pasar Dinoyo dan Pasar Blimbing menjadi pasar modern mendapat dukungan berbagai pihak. Diantaranya para pedagang di kedua pasar tersebut serta dari anggota dewan.

 

1.2 KONSUMEN

 

            Konsumen yang dimaksud disini adalah orang yang berada di dalam pasar dan berjutuan unutk membeli barang yang dibutuhkan.  Jumlah konsumen yang menjadi responden adalah sebanyak 50 orang, dimana berasal dari pasar dinoyo barat sebanyak 25 orang dan dinoyo timur sebanyak 25 orang.

 

Tabel 7: Identitas Responden

 

Transportasi ke pasar

Frekuensi ke pasar

Jenis

F

%

Frekuensi

F

%

Kendaraan sendiri

22

42.9

Tiap hari

12

24.5

Angkutan umum

27

55.1

Tiap minggu

14

28.6

Jalan kaki

2

4.0

Tiap bulan

3

6.1

 

 

 

Tidak tentu

21

40.8

 

49

100

 

49

100

Sumber : Angket no. 0

3. SOPIR ANGKUTAN/OJEK/KUSIR DOKAR/TUKANG BECA

 

            Terdapat 25 responden yang diwawancarai dari sopir, tukang ojek, kusir dokar dan tukang becak yang biasa mangkal di Pasar.  Sebanyak 96% mengatakan bahwa keberadaan pasar Dioyo mengunutngkan secara ekonomi bagi pelaku-pelaku tersebut diatas seperti ditampilkan pada Tabel 12.

 

 

4.1.3. JURU PARKIR

 

            Sebanyak 3 orang juru parkir yang diwawancarai yaitu yang berlokasi di depan pasar dinoyo barat dan di timur pasar dinoyo barat, yaitu dijalan masuk ke lokasi pasar.  100% juru parkir mengatakan bahwa keberadaan pasar dinoyo menguntungkan dari segi ekonominya, namun mereka menyebutkan bahwa lahan parkir yang tersedia tidak layak terutama di jalan tengah menuju lokasi pasar, hal ini disebabkan oleh pedagang PKl yang berjualan di badan jalan, serta tidak tersedianya lahan unutk bongkar muat sehingga menambah keruwetan.  Sehingga 66,6% jukir setuju bila ada perubahan, karena meraka berharap dengan adanya enovasi atau pembangunan maka akan tersedia lahan parkir bagi kendaraan pengunjung yang luas dan akan mempermudah pengaturan dan pengamanannya.

 

Tabel 15:  Kelayakan usaha/kuntungan

 

 

F

%

Menguntungkan

3

100

Tidak menguntungkan

0

0

 

3

100

Sumber: Angket no. 1, 3 (diolah)

 

 

Tabel 16 : Kelayakan Lokasi

 

 

F

%

Layak

1

33.3

Tidak Layak

2

66.6

 

25

100

Sumber : Angket no. 2,4, 5 (diolah)

 

Tabel 17: Pendapat Responden tentang Rencana Perubahan

 

     
     
     
     

4.2. ASPEK EKONOMIS

 

            Tinjauan aspek ekonomis ini difokuskan hanya pada pedagang baik pedagang bedak, los, PKl ataupun emperan.   Sebanyak 69,4% pedagang menytakan bahwa dengan berdagang dipasar dinoyo meraka mendapat pengahsilan yang layak dan merak memperoleh keunutngan dari hasil berjualan ini (98,6%).  Sebagian besar pedagang juga merasa mendapat jaminan akan usahanya karena meraka mempunyai status yang jelas dalam perjanjian dengan pengelolan pasar, pendapat ini dikemukakan oleh 80% pedagang yang menjadi responden.  Hasil selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 1.

 

Tabel 1.  Kelayakan Ekonomis

 

 

Tingkat Kelayakan

Penghasilan

Jaminan Usaha

Keuntungan

F

%

F

%

F

%

Layak

100

69.4

96

80

142

98.6

Tidak layak

  44

31.6

28

20

    2

  1.4

 

144

100

144

100

144

100

Sumber; Angket no.2, 3, 8, 11

 

            Besarnya keuntungan yang diperoleh pedagang sangat bervariasi, hal ini disebabkan anatara lain oleh jenis dagangannya.  Pendapatan pedagang merupakan pendapatan bersih, yaitu besar pendapatan dari hasil penjualan komoditi setelah dikurangi biaya (harga beli dan biaya penjualan)  Pendapatan  pedagang dapat diklasifikasikan seperti disajikan pada Tabel 2.

 

 

Tabel 2.  Klasifikasi Pendapatan Pedagang

 

No

Pendapatan

Pedagang

Bedak

%

Los

%

PKL

%

Emp

%

1

s.d.100.000

7

58.3

62

64,58

28

87.5

4

100

2

101.000 – 250.000

2

16.6

22

22,90

4

12.5

0

0

3

251.000-500.000

1

8.3

5

5,20

0

0

0

0

4.

501.000- 1000.000

0

0

0

0

0

0

0

0

5

Lebih dari 1.000.000

2

16.6

7

7,29

0

0

0

0

 

Total

12

100

96

100

32

100

4

100

 

            Pendapatan bersih pedagang per hari ber kisar anatara 10.000 rupuah sampai dengan 1.500.000 rupiah, bila dilihat dari tabel 2 diatas maka rata-rata pendapatan pedagang antara berkisar dibawah 100.000 rupiah perhari atau dibawah 3.000.000 per bulan, hasil tersebut terutama pada pedagang yang menempati  bedak, namun unutk yang menempati los dan PKl hasil perhari berkisar antara 10.000 – 20.000 atau 300.000 -600.000 per bulan.  Hasil tersebut belum termasuk kebutuhan sehari-hari bagi keluarganya.

 

4.3. ASPEK HUKUM

4.3.1.      Pertanahan

Bangunan Pasar Dinoyo berdiri di atas sebidang tanah seluas 9.980 M2 (sembilan ribu, sembilan ratus delapan puluh meter persegi) yang terletak di Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru dengan status HAK PAKAI sebagaimana tersebut dalam Sertipikat Hak Pakai  nomor 4 dan Gambar Situasi Nomor 727 Tahun 1988, atas nama PEMERINTAH KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II MALANG.

Dalam Sertipikat tersebut di atas disebutkan juga bahawa asal persil tersebut adalah berdasarkan Pemberian Hak berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur tanggal 8-5-1984 No.DA/684/SK/HP/1984. Lamanya Hak Pakai tersebut di atas adalah selama dipergunakan untuk Terminal Bemo. Namun demikian, peruntukan bidang tanah tersebut saat ini adalah untuk Pasar.

Menurut Surat Ukur tersebut di atas, bidang tanah tersebut dibagi dalam dua bagian, yakni :

-          bidang tanah bagian A di sebelah Barat, dengan luas 4870 M2 (empat ribu delapan ratus tujuh puluh meter persegi), dan

-          bidang tanah bagian B di sebelah Timur, dengan luas 5110 M2 (lima ribu seratus sepuluh meter persegi)

            diantara kedua bagian bidang tanah tersebut terdapat jalan aspal yang melintang dari arah selatan ke utara, dengan lebar bervariasi (dapat dilihat dalam Gambar Situasi  terlampir). Menuju ke perumahan penduduk yang berlokasi di belakang Pasar Dinoyo.

            Namun demikian secara de facto, terdapat bangunan rumah toko (ruko) di bagian timur sisi selatan. Hal tersebut mengindikasikan adanya hubungan hukum antara Pemerintah Kota dengan Pemilik Ruko atau Pihak Pengembang RUKO. Dalam hal telah terjadi pelepasan hak pakai atas sebagian tanah tersebut, seharusnya terdapat penyesuaian dalam  Pemeliharaan Data Pendaftaran Tanah di Kantor Pertanahan Kota Malang. 

           

4.3.2.      Penguasaan Bedak/Los/Emper

Pemilikan Bedak untuk perdagangan di Pasar Dinoyo oleh tiap pedagang didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Malang tentang Ijin Pemakaian Tempat Berjualan di Pasar Dinoyo Kota Malang. Surat keputusan tersebut bersifat personal (tiap-tiap pedagang/bedak) berdasarkan pengajuan permohonan ijin Pemakaian Bedak/Los/Emper Pasar Kota Malang.selengkapnya dowloag halaman ini....

    

Shared: